Denza Z9S Resmi Meluncur di China, Sedan Listrik 1.194 HP dengan Jarak Tempuh hingga 1.100 Km
Denza resmi memperkenalkan sedan listrik terbarunya, Z9S, di pasar China. Mengisi segmen sedan menengah-besar, mobil besutan BYD ini menawarkan kombinasi desain sporty, teknologi berkendara canggih, serta performa yang sangat tinggi.
Dari sisi eksterior, Denza Z9S tampil dengan wajah agresif. Bagian depan mengusung desain sporty dengan lubang udara, kap mesin berlekuk, serta lampu utama dengan desain terpisah. Di atas atap terdapat modul LiDAR yang menjadi bagian dari sistem bantuan berkendara canggih.
Mobil ini memiliki dimensi panjang 5.090 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.490 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.025 mm. Denza menyediakan tujuh pilihan warna bodi dan pelek berukuran 19 hingga 20 inci. Sementara di bagian depan, tersedia frunk dengan kapasitas 120 liter.
Beralih ke belakang, desain Z9S dibuat lebih minimalis dengan lampu belakang berukuran ramping. Sedan ini juga dilengkapi spoiler elektrik aktif yang dapat menyesuaikan posisinya sesuai kondisi berkendara.
Kabin Futuristis dengan HUD 50 Inci
Masuk ke interior, Denza Z9S mengusung konsep dashboard wraparound yang memberikan kesan modern. Di tengah dashboard terdapat layar infotainment floating berukuran 17,3 inci, sementara pengemudi mendapatkan panel instrumen digital berukuran 13,2 inci.
Salah satu fitur yang cukup menarik adalah head-up display (HUD) berukuran 50 inci. Sistem ini memungkinkan berbagai informasi berkendara ditampilkan di area pandang pengemudi tanpa harus terlalu sering melihat panel instrumen.
Untuk mendukung sistem bantuan pengemudi, Z9S mengandalkan teknologi “God’s Eye 5.0”. Sistem tersebut mendukung fungsi navigasi berkendara, baik di dalam kota maupun di jalan tol. Sejumlah fitur keselamatan seperti Automatic Emergency Braking (AEB) dan Emergency Steering Assist (ESA) juga tersedia.
Struktur Bodi dan Baterai Berteknologi Tinggi
Denza membangun Z9S menggunakan struktur sasis yang memadukan material baja dan aluminium. Kandungan material baja berkekuatan tinggi serta aluminium disebut mencapai 91,1 persen.
Struktur bodinya juga diklaim memiliki tingkat kekakuan torsional hingga 45.036 Nm/derajat. Sementara untuk baterai, Denza menggunakan teknologi Cell-to-Body (CTB), yang mengintegrasikan baterai dengan struktur bodi kendaraan.
Tenaga hingga 1.194 HP
Denza Z9S tersedia dalam beberapa pilihan konfigurasi penggerak. Varian RWD menggunakan satu motor listrik dengan output maksimum 370 kW atau sekitar 496 HP.
Sementara varian AWD mengandalkan tiga motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 890 kW, setara sekitar 1.194 HP. Dengan tenaga sebesar itu, versi performa tinggi Z9S mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 2,68 detik.
Sumber tenaganya berasal dari Blade Battery generasi kedua berkapasitas 102,326 kWh. Berdasarkan standar CLTC yang digunakan di China, jarak tempuh Z9S berada di kisaran 780 km, 920 km, hingga 1.100 km, tergantung varian.
Jika menggunakan standar WLTP yang lebih umum digunakan sebagai acuan internasional, angka tersebut menjadi sekitar 632 km, 745 km, dan 891 km.
Dibekali Teknologi e3
Selain performa tinggi, Denza Z9S juga mengandalkan platform teknologi “e3” atau Yi San Fang. Salah satu fitur yang menjadi bagian dari teknologi tersebut adalah sistem kemudi roda belakang yang tersedia sebagai fitur standar.
Pada varian tertinggi, teknologi ini memungkinkan Z9S memiliki radius putar minimum hanya 4,75 meter. Kemampuan tersebut membuat sedan berukuran besar ini lebih mudah bermanuver di ruang terbatas.
Denza juga membekali Z9S dengan mode “crab walk”, yang memungkinkan mobil bergerak menyamping. Ada pula fitur “compass turn” yang membantu kendaraan melakukan putaran dengan radius yang sangat kecil.
Dengan kombinasi tenaga hingga 1.194 HP, jarak tempuh yang diklaim mencapai 1.100 km berdasarkan CLTC, serta sederet teknologi berkendara canggih, Denza Z9S menjadi salah satu sedan listrik berperforma tinggi yang menarik perhatian di pasar China.

